Berpuluh puluh blog yang aku tulis juga gak bakal dibaca. Kejutan buat ku kalo kamu sampai baca :)
Gak masalah buatku dengan kesibukanmu, tapi aku sadar kok dengan segala kesibukanmu itu juga mengurangi ego ku. Egois dalam menahan kangen.
Rasanya ingin setengah setengah tapi kamu kadang lebih. Banyak hal yang harus aku lakukan sebenernya. Namaya juga mahasiswa. Sibuk belajar pasti. Organisasi iya. Main sama temen oke juga.
Tapi itu semua gak maksimal karena ada kamu. Iya, kamu.
Yah pilihan sih sebenarnya. Harus berfokus, harus ada prioritas.Ada waktu ada prioritas.
Yah semua itu mengandung naik turun.
Disaat turunnya kamu, aku mengikuti.
Disaat naiknya kamu, aku mengikuti.
Seseorang membuat pola hidup. Kemudian dia akan menjadi penentu hidupmu.
Mungkin ini pilihan.
Kadang yakin kadang enggak.
Kadang percaya kadang enggak.
Kadang bahagia kadang sedih.
Labil ? ya mungkin. Aku yang labil ? hehehe
Merasa banyak waktu yang tersita buat kamu. Yang seharusnya melakukan banyak hal yang harus dilakukan. Memikirkanmu saja butuh waktu.
Salah memilih kamu ? Seharusnya kamu merasa beruntung.
Ya itu ketika memikirkan butuh waktu. Butuh tenaga untuk mengisi. Butuh pikiran untuk berpikir. Butuh hati untuk mencoba.
Padahal mungkin ratusan orang lain butuh aku, butuh tenaga,pikiranku. Sedangkan aku cuman mikirin kamu.
Ya terkadang lelah. Ingin mengakhiri semua, tapi kamu selalu naik. Dan aku lengah. Aku pun ikut naik, Aku selalu mengikuti jalanmu.
Atau mungkin aku terlalu cepat mengambil keputusan denganmu ? Sebenernya kalo dipikir sih iya. Waktu 2 bulan terlalu singkat. Mungkin.
Karena ragu itu masih berlanjut, berputar. Naik turun naik turun.
Menempatkan keraguan untuk keyakinan. Menempatkan perbedaan untuk menyatukan.
Tapi sadar ? perbedaan itu yang membedakan kita.
Merasa perbedaan terlalu banyak dibanding kesamaan. Merasa ketika perbedaan diujung tidak pernah ada penyelesaian.
Sore ini dikagetkan dengan sesuatu, kamu meminta maaf untuk semuanya ?
ya berrjanji ini itu. tapi apakah semua itu terealisasi ?
Jangan pernah bernjanji kalau itu hanya sesaat, jangan pernah .
Jangan pernah berjanji kalau itu hanya dimulut.
dan jangan pernah berjanji kalau itu hanya kehangatan semu.
Selalu berpikir positif, ya mungkin dengan orang lain aku tidak bahagia. Itu mungkin. Tapi masih ada kemungkinan yang lain.
-aku akan berjalan lurus ke hutan,lalu belok ke pantai -
Tidak ada komentar:
Posting Komentar